Showing posts with label Healing. Show all posts
Showing posts with label Healing. Show all posts

Thursday, March 12, 2020

Du'a

March 12, 2020 0 Comments

Wherever you are, I hope you get what you searching for. May Allah give the best answer for your doubt, fear, or everything that makes you feel confused in a few months ago. I couldn't ask for more to Allah. Allah is the best planner for everything that happened to us.
I am no longer waiting for you. it's clear because until now you haven't told your answer to all the things you were searching for.

Mengingat catatan 9 Januari 2020
A, 00:40

Tuesday, February 11, 2020

Perihal Mencari dan Menemukan

February 11, 2020 0 Comments

Memang hidup suka begitu.
Terkadang, kita tidak tahu apa yang kita lakukan.
Kita tidak sadar yang kita lakukan baik atau tidak,
yang kita cari benar atau salah.
Namun, sudah jelas kalau kita ditemukan dengan yang salah dulu baru yang benar.
Dan paling pasti, yang tepat tidak dipertemukan secara cepat.
Mengingat catatan 22 Oktober 2018
A, 17:17

Monday, February 3, 2020

Namanya, Ikhlas

February 03, 2020 0 Comments

Ikhlas tak perlu disebut-sebut.
“Sudah ikhlas, kok.”
“Gue ikhlas.”
Sadar atau tidak, ucapan tersebut menandakan sebaliknya.
Kalau kita sudah ikhlas, kata-kata seperti itu tidak akan terucap.
Ternyata, ikhlas itu terasa wujudnya ketika kita sudah tidak lagi membahasnya.


Catatan 03 Februari 2020
A, 08:42

Tuesday, December 31, 2019

Penghujung Tahun 2019

December 31, 2019 0 Comments


Halo! Bagaimana kabarmu?
Jangan mengatakan dirimu baik jika kenyataannya tidak demikian.
Kalau kamu memang sedang tidak baik-baik saja, katakan.
Bagaimana pencapaianmu setahun ini?
Apakah semua berjalan sesuai dengan rencanamu?
Apakah tercapai semua tujuanmu?
Atau semua masih dalam proses?
Atau bahkan kau telah melampauinya?

Apa pun jawabanmu, selamat!
Selamat karena kamu telah berusaha mewujudkannya.
Jangan menyerah, ya!
Kamu tidak perlu terburu-buru agar sama dengan pencapaian orang lain.
Oh, ya, bagaimana dirimu setahun ini?
Jika sebelumnya kamu selalu bertanya-tanya:
apa yang orang lain inginkan dariku?
apakah orang lain akan senang jika aku begini? atau begitu?
apakah tindakanku akan menyakiti mereka?
dan sebagainya.
Dalam setahun ini, apakah kamu sudah mencoba untuk membalik pertanyaan tersebut?
Pernahkah kamu memikirkan dirimu sendiri?
Apakah kamu semakin mengenal dirimu sendiri?
Semakin mencintai dirimu sendiri?
Semakin tahu apa yang sebenarnya kamu butuhkan?
Semakin tahu apa yang sebenarnya kamu inginkan?
Semakin sadar kalau kamu juga butuh dipahami, dibahagiakan, dan tidak disakiti?
Kalau kamu sudah mulai mencoba untuk memikirkan, mengenal, memahami, dan mencintai dirimu sendiri, terima kasih.
Terima kasihlah kepada dirimu karena telah berusaha menjadikan dirimu prioritas.
Jangan mengatakan dirimu egois.
Bukan berarti kamu tidak perlu memahami orang lain.
Hanya saja, jangan karena kamu lebih memikirkan perasaan yang lain, kamu malah mematahkan hatimu.
Sekarang tanyakan pada dirimu.
Setahun ini, sisi mana yang lebih banyak kamu tampilkan?
Suka atau duka?
Tawa atau tangis?
Senang atau sedih?

Jika lebih banyak suka, tawa, dan senang, bersyukurlah kamu.
Jika lebih banyak duka, tangis, atau sedih,
baiklah, itu tidak apa.
Maafkan mereka yang mungkin membuatmu begitu
dan juga dirimu sendiri.
Jika dirasa sudah mampu, ikhlaskan apa yang telah terjadi.
Terima kasih kamu sudah berjuang dan bertahan sejauh ini.
Sampai jumpa di tahun depan!
Semoga segala hal baik yang terjadi di tahun ini terus berlanjut.
Semoga segala duka, tangis, dan sedih berhenti sampai di sini.
Terima kasih untuk setiap pelajaran dan perjalanan hidup yang telah dilalui.
Hiduplah kamu dengan baik dan dengan jalan apa saja yang kamu pilih.
Catatan 31 Desember 2019
A, 22:33